Senin, 07 November 2016

what is a e-Commerce ???


e-Commerce

I.      Definisi e-Commerce
Electronic Commerce (e-Commerce) adalah suatu proses pembelian dan penjualan produk, jasa dan informasi yang dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan jaringan komputer. Salah satu jaringan yang digunakan adalah internet.
Beberapa ahli berpendapat :
1.       Menurut Laudon & Laudon (1998), E-Commerce adalah suatu proses membeli dan menjual produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan ke perusahaan dengan computer sebagai perantara transaksi bisnis.  
2.    Menurut David Baum (1999, pp. 36-34) yaitu: E-Commerce is a dynamic set of technologies, applications, and bussines process that link enterprises, consumers, and communities through electronics transactions and the electronic exchange of goods, services, and informations.
 ”       "E-Commerce merupakan satu set dinamis teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelafanan, dan informasi yang dilakukan secara elektronik.” Diterjemahkan oleh Onno. W. Purbo

3.                  Menurut Kalakota dan Whinston (1997) definisi e-Commerce dapat ditinjau dalam 3 perspektif berikut:
1. Dari perspektif komunikasi, E-Commerce adalah pengiriman barang, layanan, informasi, atau pembayaran melalui jaringan komputer atau melalui peralatan elektronik lainnya.
2. Dari perspektif proses bisnis, E-Commerce adalah aplikasi dari teknologi yang
menuju otomatisasi dari transaksi bisnis dan aliran kerja.
3. Dari perspektif layanan, E-Commerce merupakan suatu alat yang memenuhi keinginan perusahaan, konsumen, dan manajemen untuk memangkas biaya layanan (service cost) ketika meningkatkan kualitas barang dan meningkatkan kecepatan layanan pengiriman.
4. Dari perspektif online, E-Commerce menyediakan kemampuan untuk membeli dan menjual barang ataupun informasi melalui internet dan sarana online lainnya.

II.            Jenis-jenis E-Commerce
1. Business to Business, karakteristiknya:
• Trading partners yang sudah saling mengetahui dan antara mereka sudah terjalin hubungan yang berlangsung cukup lama.
• Pertukaran data dilakukan secara berulang-ulang dan berkala dengan format data yang telah disepakati bersama.
• Salah satu pelaku tidak harus menunggu rekan mereka lainnya untuk mengirimkan data.
• Model yang umum digunakan adalah peer to peer, di mana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.

2. Business to Consumer, karakteristiknya:
• Terbuka untuk umum, di mana informasi disebarkan secra umum pula.
• Servis yang digunakan juga bersifat umum, sehingga dapat digunakan oleh orang banyak.
• Servis yang digunakan berdasarkan permintaan.
• Sering dilakukan sistim pendekatan client-server. (Onno W. Purbo & Aang Arif. W; Mengenal E-Commerce, hal 4-5)

III.            Tujuan Menggunakan E-Commerce dalam Dunia Bisnis
Tujuan suatu perusahaan menggunakan sistim E-Commerce adalah dengan menggunakan E-Commerce maka perusahaan dapat lebih efisien dan efektif dalam meningkatkan keuntungannya.


IV.            Manfaat Menggunakan E-Commerce dalam Dunia Bisnis
Manfaat e-Commerce dalam suatu perusahaan sebagai sistem transaksi adalah:

a. Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).
Transaksi on-line yang membuat semua orang di seluruh dunia dapat memesan dan membeli produk yang dijual hanya dengan melalui media computer dan tidak terbatas jarak dan waktu.

b. Menurunkan biaya operasional (operating cost).
Transaksi E-Commerce adalah transaksi yang sebagian besar operasionalnya diprogram di dalam komputer sehingga biaya-biaya seperti showroom, beban gaji yang berlebihan, dan lain-lain tidak perlu terjadi.

c. Melebarkan jangkauan (global reach).
Transaksi on-line yang dapat diakses oleh semua orang di dunia tidak terbatas tempat dan waktu karena semua orang dapat mengaksesnya hanya dengan menggunakan media perantara komputer.

d. Meningkatkan customer loyalty.
Ini disebabkan karena sistem transaksi E-Commerce menyediakan informasi secara lengkap dan informasi tersebut dapat diakses setiap waktu selain itu dalam hal pembelian juga dapat dilakukan setiap waktu bahkan konsumen dapat memilih sendiri produk yang dia inginkan.

e. Meningkatkan supply management.
Transaksi E-Commerce menyebabkan pengefisienan biaya operasional pada perusahaan terutama pada jumlah karyawan dan jumlah stok barang yang tersedia sehingga untuk lebih menyempurnakan pengefisienan biaya tersebut maka sistem supply management yang baik harus ditingkatkan.

f. Memperpendek waktu produksi.
Pada suatu perusahaan yang terdiri dari berbagai divisi atau sebuah distributor di mana dalam pemesanan bahan baku atau produk yang akan dijual apabila kehabisan barang dapat memesannya setiap waktu karena on-line serta akan lebih cepat dan teratur karena semuanya secara langsung terprogram dalam komputer.

V.     Ancaman Menggunakan E-Commerce (Threats)
Threats merupakan kemungkinan-kemungkinan munculnya kejadian yang dapat membahayakan asset-aset yang berharga.
Ada beberapa bentuk ancaman yang mungkin terjadi:
• System Penetration
Orang-orang yang tidak berhak melakukan akses ke system computer dapat dan diperbolehkan melakukan segala sesuatu sesuai dengan keinginannya.

• Authorization Violation
Pelanggaran atau penyalahgunaan wewenang legal yang dimiliki seseorang yang berhak mengakses sebuah sistim.
• Planting
Memasukan sesuatu ke dalam sebuah system yang dianggap legal tetapi belum tentu legal di masa yang akan datang.
• Communications Monitoring
Seseorang dapat mernantau semua infonnasi rahasia dengan melakukan monitoring komunikasi sederhana di sebuah tempat pada jaringan komunikasi.
• Communications Tampering
Segala hal yang membahayakan kerahasiaan informasi seseorang tanpa melakukan penetrasi, seperti mengubah infonnasi transaksi di tengah jalan atau membuat sistim server palsu yang dapat menipu banyak orang untuk memberikan infonnasi rahasia mereka secara sukarela.
• Denial of service
Menghalangi seseorang dalam mengakses informasi, sumber, dan fasilitas-fasilitas lainnya.
• Repudiation
Penolakan terhadap sebuah aktivitas transaksi atau sebuah komunikasi baik secara sengaja maupun tidak disengaja.

C.       Dampak Positif dan Negatif E-Commerce.
Dampak positifnya, yaitu :
1. Revenue Stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin lebih menjanjikan yang tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional.
2. Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).
3. Menurunkan biaya operasional(operating cost).
4. Melebarkan jangkauan (global reach).
5. Meningkatkan customer loyality.
6. Meningkatkan supplier management.
7. Memperpendek waktu produksi.
8. Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan).
Dampak negativenya, yaitu :
1. Kehilangan segi finansial secara langsung karena kecurangan. Seorang penipu mentransfer uang dari rekening satu ke rekening lainnya atau dia telah mengganti semua data finansial yang ada.
2. Pencurian informasi rahasia yang berharga. Gangguan yang timbul bisa menyingkap semua informasi rahasia tersebut kepada pihak-pihak yang tidak berhak dan dapat mengakibatkan kerugian yang besar bagi si korban.
3. Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan. Kesalahan ini bersifat kesalahan non-teknis seperti aliran listrik tiba-tiba padam.
4. Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak. Misalkan seorang hacker yang berhasil membobol sebuah sistem perbankan. Setelah itu dia memindahkan sejumlah rekening orang lain ke rekeningnya sendiri.
5. Kehilangan kepercayaan dari para konsumen. Ini karena berbagai macam faktor seperti usaha yang dilakukan dengan sengaja oleh pihak lain yang berusaha menjatuhkan reputasi perusahaan tersebut.
6. Kerugian yang tidak terduga. Disebabkan oleh gangguan yang dilakukan dengan sengaja, ketidakjujuran, praktek bisnis yang tidak benar, kesalahan faktor manusia, kesalahan faktor manusia atau kesalahan sistem elektronik.
Sumber :

Rabu, 12 Oktober 2016

oseng - oseng kerang

Kalian para pencinta pedasss jangan lewatin resep yang satu ini .

"Oseng kerang kupas pedass gila"
 Bahan yang harus disiapkan :
1. 2 ons kerang kupas
2. 3 siung bawang merah
3. 3 siung bawang putih
4. 1 buah cabe besar
5. 5 buah cabe rawit
6. 2 helai daun jeruk
7. 1sdm gula jawa
8. 2Sdm kecap manis
9. Garam secukupnya
10. Minyak goreng secukupnya
11. Air secukupnya

Langkah2 pembuatan :
- cuci hingga beraih kerangnya, lalu rebus dengan daun jeruk selama kurang lebih 10 menit.
- iris bawang merah,bawang putih, dan cabe.
- panaskan sedikit minya untuk menumis .
- tambahkan cabe,garam,gula jawa dan aduk hingga merata.
- masuk kan kerang, tambah sedikit air aduk hingga merata dengan bumbu. Tambahkan kecap asin.tunggu sampe airnya berkurang.

Oseng2 pedas siap dihidangkan ☺

Selamat mencoba .....

Jamur crispy ala rumah sendiri

Untuk anda yang suka masak2 buat cemilan dirumah wajib nyobain resep yang satu ini. Dijamin bakalan ketagihan pengen buat terus . Hehehee :D

Bahan2 yang dibutuhkan :

  1. 400 gram jamur tiram kualitas bagus. Cuci bersih jamurnya kemudian diperas supaya kadar airnya berkurang lalu potong acak menggunakan tangan (suwir suwir) besar sesuai ukuran yang diinginkan.
  2. Tepung terigu sebanyak 600 gram. 500 gram nanti digunakan untuk membuat pelapis nya dan 100 gram untuk membuat bahan celupan.
  3. Baking powder kurang lebih sebanyak 1/2 sendok teh untuk bahan pelapisnya dan 1 sendok teh untuk membuat bahan celupannya.
  4. Bawang putih ukuran sedang besar kurang lebih sebanyak 2 siung. Kupas kulitnya lalu haluskan untuk bahan celupannya.
  5. Merica halus atau bubuk kurang lebih sebanyak setengah sendok kecil/teh untuk bahan pelapisnya dan sedikit saja untuk campuran bahan celupannya. Bisa dihilangkan, ditambah atau dikurangi sesua selera.
  6. Tepung maizena kurang lebih sebanyak 50 gram untuk bahan pelapisnya.
  7. Kaldu ayam instan yang berbentuk bubuk untuk bahan pelapisnya kurang lebih sebanyak setengah sendok kecil supaya rasa jamur tiram kriuknya lebih gurih.
  8. Garam dapur beryodium secukupnya.
  9. Air bersih secukupnya untuk bahan pencelupnya.

Cara Membuat jamur Tiram Crispy Renyah Gurih

  1. Langkah pertama adalah membuat bahan pencelupnya. Ambil satu wadah dan masukkan 100 gram tepung, baking powder, bawang putih yang sudah dihaluskan, garam dapur dan merica bubuknya.
  2. Campur semua bahan sampai benar benar tercampur sempurna.
  3. Beri air secukupnya atau kurang lebih sebanyak 250 ml. Campur dan aduk aduk semua bahan sampai rata dan tidak ada gumpalan. Cicipi dulu dan tambahkan bahan lain apabila diperlukan.
  4. Sekarang membuat bahan pelapis resep jamurnya. Ambil satu wadah dan masukkan 500 gram tepung terigu, tepung maizena, merica bubuk, kaldu ayam, garam dan baking powdernya. Aduk aduk sampai semua bahan tercampur rata.
  5. Sekarang proses pembuatannya. Masukkan jamur tiram yang sudah dicuci ke dalam adonan celupannya.
  6. Masukkan jamur tiram yang sudah dicelup ke dalam bahan pelapisnya. Gulirkan jamur tiram ke dalamnya smapi semua bahagian tertutup rata.
  7. Siapkan penggorengan dengan api sedang dan beri minyak agak banyak sampia benar benar panas.
  8. Masukkan jamur tiram crispy yang sudah diberi bahan pelapis dan goreng sampai matang atau berwarna kuning agak kecoklatan. Tiriskan sebentar sebelum dihidangkan.

SELAMAT MENCOBA :)